Sabtu, 13 Mei 2017

Pengertian dan Perbedaan Kabel ATA & SATA

Pengertian dan Perbedaan Kabel ATA & SATA

  • Jenis ATA

ATA (Advanced Technology Attachment)standar adalah interface standar yang memungkinkan anda untuk menghubungkan perangkat penyimpanan ke komputer PC. Standar ATA dikembangkan pada tanggal 12 Mei 1994 oleh ANSI. Standar ATA awalnya ditujukan untuk menghubungkan hard drive, tetapi ekstensi yang disebut ATAPI (ATA Packet Interface) telah dikembangkan untuk dapat perangkat penyimpanan lain ( CD-ROM drive , DVD-ROM drive , dll) pada ATA.
Standar ATA dapat menghubungkan perangkat penyimpanan langsung dengan motherboard untuk kabel pita, yang umumnya terdiri dari 40 kabel paralel dan tiga konektor (biasanya konektor biru untuk motherboard dan konektor hitam dan konektor abu-abu.

Jenis SATA

SATA (Serial Advanced Technology Attachment) adalah pada komputer yang didesain biasanya untuk mentransfer data antara motherboard dan media penyimpanan data, seperti hard disk dan optical drive di dalam komputer. Keuntungan utama menggunakan hard disk SATA adalah transfer data yang lebih cepat, bisa memindahkan ataupun menambah device selama operasi, kabel yang lebih tipis sehingga proses pendinginan udara dapat efisien, dan banyak keunggulan lainnya.
SATA dalam mentransfer data secara berurutan atau serial lewat kabelnya dan juga secara teknik SATA menyusun sendiri disk yang tersambung ke dalam motherboard tanpa adanya sistem master ataupun slave, sehingga kabel SATA hanya dapat digunakan pada satu hard

Perbedaan yang mencolok dari Kabel Data ATA dengan SATA, Yaitu :
  1. Kabel SATA menggunakan kabel yang lebih kecil dari ATA (15-pin). Adapter dari serial ATA mampu mengakomodasi transfer data dengan kecepatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan ATA sederhana. Walaupun menggunakan kabel lebih kecil, tapi SATA lebih cepat dari pada ATA. Jika kecepatan ATA mencapai 133 Mbps, SATA memiliki kecepatan lanjutannya, yaitu 150 Mbps (SATA I), 300 Mbps (Sata II), dan 600 Mbps (SATA- 600/SATA III), Sedangkan ATA menggunakan kabel lebar dan transfer rate max 133Mbps.
  2. SATA memiliki banyak kelebihan (misalnyanative command queuing) yang menyebabkannya memiliki kecepatan lebih dan kemampuan untuk melakukan bekerja di lingkungan multitask dibandingkan ATA. ATA dan SATA adalah system transfer data dari dan ke hardisk. ATA itu masih menggunakan sistem paralel makanya sekarang dikenal dengan nama PATA. Karena parael penggunaan kabelnya banyak, yaitu kabel IDE.
  3. SATA merupakan pengembangan ATA menggunakan sistem Serial yang bekerja secara multiplex sehingga irit kabel. ATA secara teoritis mentransfer data maksimal 133mbps sedangkan SATA 150mbps. Untuk SATA2 bisa mencapai 300 mbps.

SCSI (Small Computer System Interface)


SCSI (Small Computer System Interface)
adalah jenis interface yang digunakan untuk komponenkomputer seperti hard drive, drive optik, scanner dan drive tape. Ini adalah teknologi yang bersaing untuk standar IDE (Integrated Drive Electronics). Sementara teknologi IDE lebih murah dibangun dalam motherboard, SCSI adalah teknologi yang ditambahkan dengan membeli controller SCSI. Kartu SCSI dipasang ke slot PCI internal lalu perangkat SCSI yang kemudian dihubungkan ke kartu ini.
Sebetulnya SCSI adalah teknologi yang lebih cepatlebih kuat daripada IDE, dan secara tradisional telah banyak digunakan di server. Selain dari kecepatan, keuntungan lain dibanding IDE adalah bahwa kartu SCSI dapat menghubungkan 15 atau lebih perangkat dalam sebuah mata rantai. Controller mengenali ID masing-masing perangkat SCSI secara tersendiri, memungkinkan fleksibilitas yang besar terhadap perluasan sistem apapun.
Perangkat SCSI, khususnya hard drive, dirancang untuk digunakan dalam menangani kebutuhan pasar server. Untuk alasan ini, SCSI biasanya dibuat dengan standar yang lebih tinggi dan dengan jaminan lebih baik dari drive IDE dengan kapasitas yang sekelas. Namun, pertambahan kecepatan dan kualitas berbanding lurus dengan harganya. Komponen SCSI secara signifikan lebih mahal dari IDE sepupu mereka.
SCSI card
Salah Satu Contoh SCSI Card Yang Ditancapkan Pada Slot PCI
Sebagai bagian dari teknologi, SCSI telah berkembang dengan varietas yang berbeda dan telah muncul dengan berbagai standar kecepatan. Berbagai versi menggunakan konektor pin yang berbeda. Oleh karena itu, penting agar sesuai dengan controller SCSI yang benar pada SCSI komponen yang diinginkan. Sebagai contoh, jika sebuah drive SCSI Ultra 320, kontroller SCSI-I tidak akan bekerja dengan perangkat itu. Kontroler harus mendukung Ultra 320 agar kompatibel. Berikut adalah daftar versi SCSI dengan tingkat transfer data dalam megabyte per detik (MB / sec):
SCSI-2, Fast SCSI (8-bit Narrow)to 10 MB/sec
Ultra SCSI (8-bit Narrow)20 MB/sec
Ultra Wide SCSI (16-bit Wide)40 MB/sec
Ultra2 SCSI (16-bit Wide)80 MB/sec
Ultra 160 SCSI (16-bit Wide)160 MB/sec
Ultra 320 SCSI (16-bit Wide)320 MB/sec

DHCP Server, DHCP Client dan DHCP Relay

DHCP Server, DHCP Client dan DHCP Relay

DHCP sebagian besar bekerja dengan menggunakan komunikasi broadcast, baik itu yang dilakukan oleh DHCP Client maupun DHCP Server. Anda bisa melihatnya pada chapter sebelumnya. Dikarenakan bekerja dengan komunikasi broadcast, maka DHCP Server harus berada satu network (satu broadcast domain) dengan DHCP Clientnya. DHCP Server tidak bisa terpisah oleh Router dengan client-clientnya.
Marilah kita lihat gambar berikut yang merupakan gambar suatu jaringan skala enterprise. Jaringan tersebut sudah menggunakan teknik segmentasi karena terdiri dari 3 buah LAN dan dipisahkan oleh 3 buah router. Keseluruhan komputer dalam LAN bisa terhubung ke Internet melalui sebuah Router yang berfungsi sebagai Internet Gateway.  Jenis topologi ini adalah topologi hirarki, jika Anda sempat mempelajari ilmu Network Design, maka topologi jenis yang paling banyak digunakan untuk menghubungkan jaringan skala enterprise ke backbone (Internet).
 
Kembali ke persoalan DHCP Server. Karena memiliki 3 buah LAN yang terpisah oleh masing-masing router, maka disetiap Router, Administrator harus membuat DHCP Server, seperti gambar di atas. Ini dimaksudkan untuk melayani DHCP Client yang ada dimasing-masing LAN. Cara ini tidak efektif karena kita akan memiliki 3 buah DHCP Server dan tentunya akan tiga kali pula mengkonfigurasikan DHCP Server. Belum lagi pekerjaan memaintenance DHCP Server tersebut.
Jika Anda menginginkan DHCP Server tersebut dibuat terpusat, maka DHCP Server tersebut dapat saja dikonfigurasikan di Internet Gateway, cukup dengan sekali konfigurasi untuk melayani 3 LAN yang ada tadi. Karena DHCP Server dan DHCP Client sudah terpisah atau tidak berada satu jaringan lagi, maka Router-Router yang memisahkan DHCP Client dan DHCP Server harus difungsikan sebagai DHCP Relay. DHCP Relay tidak memiliki konfigurasi Pool IP, namun hanya dikonfigurasikan untuk meneruskan jika ada ada paket DHCP yang dikirimkan baik dari Client maupun dari Server. Model topologi jaringannya dapat dilihat pada gambar berikut :
 
 Secara default Router tidak akan meneruskan paket-paket broadcast, termasuk paket-paket DHCP (Discover, Offer, Requet, ACK). Namun dengan menjadikannya sebagai DHCP Relay, maka Router tersebut akan mau meneruskan paket-paket broadcast DHCP.

Mengenal type hardisk

Mengenal type hardisk
Hardisk merupakan tempat penyimpanan data (storage device) di dalam sebuah komputer. Saat ini ada beberapa macam tipe hardisk yang digunakan untuk PC desktop maupun PC Server. Beberapa tipe hardisk yang sering digunakan adalah :

1. Advanced Technology Attachment (ATA).
ATA merupakan interface Hardisk yang paling populer dan banyak digunakan pada PC Desktop maupun PC Server. ATA menggunakan teknologi transfer data secara parallel (semua bit data dikirim secara bersamaan). Kecepatan transfer ATA sebesar 100MB/s atau dikenal dengan ATA/100 dan 133MB/s atau ATA/133. Saat ini teknologi ATA sudah mulai ditinggalkan dan diganti oleh SATA.

2. Serial-ATA (SATA) 
SATA merupakan interface hardisk yang menggunakan teknologi serial (data dikirim secara berurutan dengan sistem paket bit data). Dengan teknologi serial, transfer data di dalam sistem Hardisk menjadi lebih cepat dan efisien. Saat ini terdapat beberapa tipe sata yaitu SATA1 (transfer rate sebesar 150MB/s) SATA2 (transfer rate sebesar 300 MB/s) dan SATA3 (transfer rate mencapai 600 MB/s).

Perangkat SATA1 bisa dipasang di SATA 2 maupun sebaliknya. Tp dgn pengurangan kecepatan tentunya. Jadi klo harddisknya Sata2 sedangkan Mobo Sata1 standar yang dipake adalah Sata1 karena Harddisk dengan teknologi Sata2 itubackward compatible dengan teknologi sebelumnya yaitu Sata1.

Dibanding ATA, Teknologi SATA tidak hanya unggul dalam hal kecepatan saja, tetapi ada beberapa keunggulan lain seperti :
  • SATA bersifat hot plug, dapat dipasang dan dilepas saat komputer masih hidup.
  • Kabel SATA lebih tipis dan panjang maksimal sampai dengan 1 meter, sedangkan kabel ATA hanya sampai 18 inch.
  • Konektor yang menyerupai konektor USB lebih mudah dipasang daripada kabel ATA yang memiliki konektor 40 pin.
  • Konsumsi tegangan listrik yang lebih rendah, dimana SATA hanya menggunakan 0.25 Volt sedangkan ATA menggunakan 5 Volt.
3. Small Computer System Interface (SCSI)
Merupakan interface hardisk yang umum digunakan pada PC Server. SCSI masih menggunakan teknologi parallel, tetapi lebih cepat dan efisien dibandingkan ATA dalam pengolahan data - data kapasitas besar.

Pada satu kabel SCSI dapat diinstalasikan sekita 15 device sekaligus dengan panjang 1,5 meter. SCSI mempunyai beberapa tipe seperti SCSI ultra 160 (transfer rate 160 MB/s)dan SCSI Ultra 320 (transfer rate 320 MB/s). SCSI juga mempunyai 2 macam konektor, yaitu SCSI 68 pin (paling sering digunakan) dan 80 pin single connector attacment (SCA). Saat ini teknologi SCSI mulai digantikan dengan Serial Attached SCSI (SAS).

4. Serial Attached SCSI (SAS)
merupakan interface yang menggabungkan feature SCSI dan Serial ATA. SAS menggunakan port konektor mirip SATA dan transfer rate yang lebih baik.

Plug and play

Plug and Play

Apa yang dimaksud dengan Plug and Play?
Plug and Play, adalah fasilitas yang tersedia dalam suatu PC yang tujuannya untuk memudahkan pemakai dalam instalasi. Dengan adanya fasilitas Plug and Play ini, kita sebagai pemakai apabila memasang hardware seperti keyboardmousewebcammaka tidak perlu lagi repot-repot memilih driver atau melakukan pengaturan dalam hal settingannya. Karena dengan fasilitas Plug and Play ini, sistem operasi secara otomatis akan menentukan konfigurasinya yang paling tepat. Contoh sistem yang paling "familiar" dengan Plug and Play adalah USB danFirewire.

Diagram komunikasi VOIP

DIAGRAM KOMUNIKASI VOIP
A.Diagram VoIP
B.PROSES KERJA DALAM KOMPONEN DIAGRAM VOIP
Prinsip kerja VoIP adalah mengubah suara analog yang didapatkan dari speaker pada Komputer menjadi paket data digital, kemudian dari PC diteruskan melalui Hub/ Router/ ADSL Modem dikirimkan melalui jaringan internet dan akan diterima oleh tempat tujuan melalui media yang sama. Atau bisa juga melalui melalui media telepon diteruskan ke phone adapter yang disambungkan ke internet dan bisa diterima oleh telepon tujuan.

Cara kerja softswitch

Pengertian Softswicth Dan Cara Kerja Softswitch -Softswitch merupakan entitas berbasis software yang menjadikan fungsi control panggilan pada jaringan IP. Softswicth diperkenalkan dan dikembangkan oleh International Softswicth Consortium (ISC), yang sekarang telah berubah namanya menjadi International Packet Communications Consortium (IPCC) dan terakhir berubah lagi namannya menjadi Multiservice Swicthing Forum (MSF).

Apa Itu Softswitch ?

Softswitch adalah suatu alat yang mampu menghubungkan antara jaringan sirkuit dengan jaringan paket, termasuk di dalamnya adalah jaringan telpon tetap (PSTN), internet yang berbasis IP, kabel TV dan juga jaringan seluler yang telah ada selama ini.

Softswitch lebih dikenal sebagai IP-PBX. Perangkat perangkat dalam sofswitch yaitu :
  • Media Gateway  Controller (MGC) yang sering disebut dengan perangkat call agent
  • Aplication / fitur server
  • Media server
Selain memiliki berbagai perangkat, Softswitch juga memiliki kapsitas yaitu harus mampu trafik panggilan minimal 4 juta BHC dan dapat pula ditambah kapsitasnya sesuai kebutuhan. Kapsitas sistem ini juga harus disdesain secara modular.

Perangakat dalam softswitch  harus mampu menjamin kualitas layanan dengan batas nilai seperti pada dibawah ini :
  1. One Way Delay
  2. Delay Fariation
  3. Information Loss
  4. MOS (Mean Opition Socore)
  5. Echo Cancelation
  6. Post Dial Delay

Fitur Fitur Softswitch :
  • Abreviated Dialing
  • Call Forwarding
  • Call WaitingCancel Call Waiting
  • Calling Line Indetification Presentase (CCIP)
  • Clip On Call Waiting
  • Conterence Call
  • Confrex

Bagaimana Cara Kerja Softswitch ?

Cara Kerja Softswicth dan MGC
MGC akan bekerja di tataran pengaturan panggilannya (call control) serta call processing. MGC akan mengontrol panggilan yang masuk untuk mengetahui jenis media penggilan dan tujuannya. Dari situ, MGC akan mengirikan sinyal ke MG untuk melakukan koneksi, baik intrakoneksi jaringan sirkuit ke sirkuit atau paket ke paket maupun interkoneksi jaringan sirkuit ke paket dan sebaliknya. Jika diperlukan, MGC kan meminta MG melakukan konversi media yang sesuai dengan permintaan, atau langsung meneruskan panggilan jika tidak diperlukan konversi.

Antara MGC dan MG sendiri akan saling berhubungan dengan protokol Megaco atau MGCP(Media Gateway Control Protocol). Sementara itu, satu MGC akan berhubungan dengan MGC yang lain, baik itu yang berada di jaringan yang sama maupun berbeda, dengan mengirimkan protokol sinyal tertentu. Untuk jaringan sirkit, MGC akan mengirimkan SS7 (Signalling System 7), sementara jika berhubungan dengan jaringan paket, maka MGC akan menggunakan H.323 atau SIP (Season Initiation Protocol).

Sedangkan MG sendiri ‘hanya’ akan bekerja sebagaiconverter antara jaringan sirkuit dengan jaringan paket. Di sini fungsi softswitch menjadi hanya setara dengan ‘switch analog’ dan tidak memberikan layanan yang lain. MG juga bisa bekerja di sisi pelanggan maupun penyedia layanan, dimana softwitch bukan hanya berfungsi sebagai converter, namun juga memberikan feature lebih, termasuk dial-tone tentunya. Pada posisi ini, maka softswitch akan bekerja lebih kompleks.